Karya Inovasi (Bag 3)

Karya Inovasi guru sesungguhnya dirancang untuk menstimulasi guru sebagai agen pembaharu untukmenciptakan berbagai penemuan dalambidang pendidikan ataupun temuan yang bermanfaat langsung bagi kehidupan masyarakat luas.
Karya Inovasi lain dalam menemukan Teknologi Tepat Guna adalah Bahan hasil temuan atau hasil modifikasi, seorang guru bisa berusaha untuk menemukan suatu bahan atau memodifikasi bahan yang dapat digunakan untuk proses pendidikan atau bahan tersebut secara langsung sangat bermanfaat dalam kehidupan masyarakat luas. Misalnya seorang guru Teknik Otomotif yang menemukan bahan untuk kampas rem manual yang lebih kuat namun lebih efisien dalam proses pengereman kendaraan bermotor, seorang guru kimia yang menemukan bahan batere yang lebih cepat pengisianya namun lebih lama habisnya, seorang guru biologi yang menemukan media tanam selain tanah air atau udara bisa diproduksi masal dan ramah lingkungan dan seterusnya.

Konstruksi atau rancang bangun merupakan hasil dari suatu pemikiran karya yang luas spektrumnya, temuan dari seorang guru bisa berupa konstruksi untuk kepentingan pendidikan atau secara langsung bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas seperti temuan guru teknik terhadap konstruksi  mesin yang baru, desain bentuk kursi yang unik dan fungsional dan banyak lagi.
Seorang guru setelah menjadi guru maka sibuk dengan pekerjaan mengajar yaitu bagaimana membuat bagaimana siswa memiliki kompetensi tetapi guru lupa terhadap dirinya untuk meningkatkan dan memperdalam profesionalnya yaitu disiplin ilmunya sendiri. Memperdalam disiplin ilmu  sangat efisien dilakukan dengan menggunakan berbagai penelitian dalam konteks teknisnya melakukan berbagai eksperimen, seorang guru fisika yang sering melakukan ekperimen dalam fluida misalnya akan sangat paham dan mendalam dibandingkan dengan guru yang jarang melakukan eksperimen. Hasil dari berbagai eksperimen guru dalam disiplin ilmunya akan berdampak pada efisiensi pembelajaran dan efektif  mengurangi terjadinya miskonsepsi. Ekperimen juga dapat dilaksanakan dalam konteks interdisiplin misalnya guru fisika melaksanakan ekperimen biofisika, atau kimia fisika dan seterusnya. Eksperimen multi disiplin ini akan sangat berguna untuk kemanfaatan hasileksperimenbuat masyarakat luas
Pada dimensi profesional guru melaksanakan berbagai eksperimen untuk memperdalam disiplin ilmunya pada dimensi pembelajaran guru melaksanakan pengembangan metodologi atau evaluasi pembelajaran yang dilakukanya. Pengembangan yang sudah banyak dilakukan adalah dengan melaksanakan lesson study begitu juga dengan evaluasi pembelajaran hanya sayangnya evaluasi pembelajaran masih jarang yang menggunakan metode evaluasiyang terstruktur sesuai dengan kaidah disiplin ilmu evaluasi pembelajaran. Seorang guru yang terbiasa melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan Problem Based Learning, Project Based Learning atau Discovery Learning misalnya akan menemukan berbagai kendala dan solusi dalam impelemntasinya di kelas. Solusiyang sudah dibuat dandipandang cukup efisien serta sesuai dengan kondisi kelas tertentu maka dapat dikatakan sebagai karya inovasi dalam pengembangan pembelajaran,tentu saja semuanya akan bermakna ketika terulis disertaidengan fakta dandata lapangan.

Posting Komentar